Biar Nggak Kalah Sama Kedai Kopi Besar, Kamu Juga Bisa Menjual Kopi Cold Brew Di Warkop
Social media dan marketplace kami:
+62 853-7252-5758

Biar Nggak Kalah Sama Kedai Kopi Besar, Kamu Juga Bisa Menjual Kopi Cold Brew Di Warkop

Kopi Cold Brew memang lebih dikenal sebagai minuman “anak kafe” yang lebih banyak dijual di kedai kopi besar atau di kafe-kafe aesthetic. Tapi sekarang ini kopi cold brew sudah banyak dikenal oleh masyarakat umum, bahkan juga mulai dijual di warung kopi kecil di pinggir jalan, di kios-kios sederhana, kedai kopi rumahan. Tapi masih ada banyak juga pemilik warung kopi yang penasaran mengenai kopi cold brew ini, apa benar kalau dijadikan menu tambahan di warung kopi ini bisa jadi pilihan yang menguntungkan?

Jawabannya tentu saja, sangat bisa. Kopi cold brew adalah minuman yang gampang dibuat, bisa tahan lama, cuma butuh modal kecil, dan juga disukai oleh banyak pelanggan terutama anak-anak muda. Cuma dengan alat seadanya, warung kopi kecil juga bisa kok menjual kopi cold brew dengan rasa yang enak dan nggak kalah dengan kopi cold brew yang lain.

Kalau kamu mau coba untuk membuat dan menjual kopi cold brew juga di warung kopimu, kamu bisa coba ikutin beberapa tips berikut ya!


1. Apa itu Cold Brew? Kenapa Cold Brew bisa cocok dijual di warung kopi?

Cold brew adalah kopi yang diseduh menggunakan air dingin atau air dengan suhu ruang dan didiamkan dalam waktu lama sekitar 8–18 jam. Karena kopi cold brew ini diseduh dengan kondisi dia tidak terkena suhu panas, maka rasa yang dihasilkan juga cenderung lebih halus, tidak terlalu asam, dan terasa lebih manis secara alami.

Untuk warung kopi kecil, menjual kopi cold brew bisa dibilang cocok karena:

  • Mudah dibuat. Tidak perlu harus mempunyai mesin espresso karena langsung menggunakan bubuk kopi saja.
  • Modal kecil. Cukup dengan kopi, air, dan wadah untuk pembuatan nya.
  • Tahan lama. Bisa bertahan selama 7–10 hari di kulkas untuk versi concentrate.
  • Bisa disiapkan sekali untuk dijual seharian. Dalam 1 kali pembuatan cold brew biasanya bisa menghasilkan minimal 5 porsi yang bisa disajikan. Jadi bisa sekaligus menghemat waktu untuk pembuatannya karena bisa di rangkap.
  • Peminatnya banyak. Terutama untuk pelanggan yang suka minuman kopi dingin.


2. Untuk membuat Cold Brew cuma butuh peralatan sederhana.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk membuat kopi cold brew kamu tidak butuh peralatan kopi yang mahal. Yang penting adalah kamu bisa memastikan kebersihan dan menggunakan takaran yang pas agar rasanya tetap stabil dan hasilnya juga bagus. Berikut cara membuat kopi cold brew yang bisa kamu coba sendiri dirumah.

Bahan:

  • 100 gram bubuk kopi (disarankan menggunakan kopi yang di roasting medium coarse)
  • 1 liter air (dingin atau suhu ruang)
  • Wadah / botol tertutup
  • Kain saring / filter kopi

Cara membuat:

  1. Masukkan bubuk kopi ke dalam wadah.
  2. Tuang air perlahan sampai semua bubuk kopi terendam.
  3. Aduk sedikit agar merata dan tidak ada yang menggumpal.
  4. Tutup rapat dan simpan di kulkas selama 8–18 jam (semalaman).
  5. Jika sudah selesai. diamkan semalaman, saring air kopinya hingga jernih.
  6. Simpan ke dalam botol bersih dan masukkan ke kulkas untuk menjaga kesegaran rasanya

Hasilnya adalah cold brew concentrate, yang nantinya bisa kamu campur dengan air, gula, atau susu ketika disajikan.

Cara menyajikan:

Cara penyajian nya sederhananya seperti ini:

  • Ambil 1 porsi cold brew untuk penyajian per gelas / untuk 1 orang.
  • Tambahkan dengan air atau susu sesuai dengan takaran yang di inginkan.
  • Terakhir tambahkan es, gula cair, atau sirup sesuai selera pelanggan. Bisa juga kamu buat takaran nya berdasarkan menu yang kamu buat. Misalnya menu kopi cold brew dengan berbagai rasa buah-buahan, yang ketika kamu sajikan berarti perlu ditambahkan sirup perasa buah atau potongan buah aslinya.


3. Variasi menu dari Cold Brew Concentrate

Kalau menggunakan cara membuat kopi cold brew tadi kamu bisa menghasilkan 1 rasa saja, tapi kalau kamu mau bikin beberapa varian kopi cold brew kamu bisa coba tambahkan beberapa bahan ini.

1. Cold Brew Original
Kopi cold brew original ini isinya cuma es, cold brew concentrate, dan sedikit gula cair. Rasa yang dihasilkan biasanya dominan ringan tapi segar.

2. Cold Brew Susu
Kamu bisa mencampur cold brew concentrate dengan susu UHT. Ini merupakan varian yang paling aman dan digemari banyak orang, karena dengan ditambahkan susu bisa membuat rasa pahit dan efek kopinya jadi lebih ringan sehingga aman dikonsumsi orang yang sensitif terhadap kopi.

3. Cold Brew Gula Aren
Menu yang satu ini bisa jadi menu yang paling laris. Karena kopi susu gula aren sudah sangat terkenal jadi kalau kamu bikin menu kopi cold brew gula aren juga akan lebih mudah menjualnya. Kamu cukup tambahkan gula aren cair di cold brew concentrate nya. Rasa yang dihasilkan biasanya memiliki rasa yang lebih manis dan wangi.

4. Cold Brew Lemon
Untuk membuat menu ini cukup kamu tambahkan cold brew concentrate dengan perasan air lemon saja. Rasa yang dihasilkan dominan segar dan unik karena perpaduan kopi dengan asam dari lemon. Walaupun rasanya unik tapi untuk menjual varian ini akan agak sulit, banyak orang yang tidak berani mengonsumsi campuran kopi dengan lemon karena rasa asam nya yang kuat.

5. Cold Brew Creamy
Varian kopi cold brew creamy ini bisa dibilang mirip dengan varian cold brew susu, karena bedanyna hanya di varian susu yang dipakai yaitu menggunakan susu evaporasi atau bisa juga menggunakan creamer bubuk. Hasil nya nanti akan menjadi kopi susu yang lebih kental daripada yang varian cold brew susu.

Semua varian ini bisa kamu jual dengan harga yang berbeda-beda tergantung dengan hpp bahan tambahan yang kamu pakai, jadi margin keuntungan yang bisa kamu targetkan juga jadi lebih fleksibel.


4. Cara hitung modal dan untung hasil penjualan Cold Brew.

Cold brew termasuk menu kopi yang bisa dijual dengan keuntungan besar dibanding jika disajikan sebagai kopi hitam biasa. Misalnya kita simulasikan untuk pembuatan 1 liter kopi cold brew:

Modal:

  • Kopi 100 gram: Rp30.000–50.000 (perbedaan harga tergantung kopi apa yang kamu pakai, kopi robusta jauh lebih murah dan hasil kopinya juga lebih kuat)
  • Cup / botol: Rp1.500 × 10 = Rp15.000
  • Gula / pemanis tambahan: Rp5.000
  • Air dan es batu: Rp5.000

Total modal per liter: ± Rp55.000–75.000

Dengan takaran ini kamu bisa membuat kurang lebih 1 liter cold brew concentrate untuk 10 porsi minuman cold brew original.
1 liter = ±10 cup (ukuran 250 ml termasuk es)

Misalkan jika cold brew ini kamu jual:

  • Rp8.000/cup → omzet Rp80.000 (dengan kopi robusta, untung bersih Rp25.000)
  • Rp10.000/cup → omzet Rp100.000 (dengan kopi robusta, untung bersih Rp45.000)
  • Rp12.000/cup → omzet Rp120.000 (dengan kopi arabika, untung bersih Rp45.000)
  • Rp15.000/cup → omzet Rp150.000 (dengan kopi arabika, untung bersih Rp75.000)

Keuntungan bersih: Rp25.000–75.000 per batch.
Kalau kamu misalnya bikin 2 liter kopi cold brew setiap hari dan bisa menjual habis semuanya, kamu bisa dapat Rp50.000–150.000 keuntungan hanya dari cold brew saja. Untuk harganya ini juga bisa kamu sesuaikan lagi dengan bahan-bahan yang kamu pakai dan juga target market customer yang ada di warung kopi mu.


5. Tips membuat Cold Brew kamu laku dan bisa disukai banyak pelanggan.

Ini bisa bagian yang paling penting dalam proses penjualan cold brew. Karena banyak warung kopi yang bisa membuat cold brew, tapi belum tentu laku atau bisa menjualnya sampai habis. Kamu bisa coba beberapa cara ini untuk membuat cold brew mu lebih dikenal oleh pelanggan:

1. Tawarkan tester kecil
Biasanya pelanggan tidak mau coba menu yang menurut mereka baru karena mereka belum pernah tau rasanya seperti apa dan tidak mau ambil resiko mengeluarkan uang lebih sekedar untuk mencoba rasa baru tersebut. Kamu bisa coba berikan tester ke beberapa orang yang cukup dengan 1–2 teguk kopi cold brew di gelas sample kecil. Bisa jadi untuk pelanggan yang tadinya tidak minum cold brew jadi tertarik setelah mencicipi nya.

2. Jual dalam dua versi
Nggak harus dijual dalam gelas kopi saja, kamu bisa buat varian lain dalam hal ukuran kopi nya. Jadi selain bisa dinikmati langsung di warung kopimu, pelanggan juga bisa membawa pulang kopi nya juga dan dijadikan stok di rumah.

  1. Jual dalam bentuk cup atau di gelas kopi untuk langsung diminum.
  2. Jual dalam bentuk botol 1 porsi atau bisa juga ukuran 1 literan untuk dibawa pulang.

3. Pasang tulisan besar “ADA COLD BREW!”
Kadang pelanggan cenderung penasaran kalau ada menu yang menurutnya asing dan belum pernah ia cobain. Bisa juga ada pelanggan yang sudah tahu tentang kopi cold brew tapi baru kali ini bisa nemuin cold brew juga dijual di warung kopi juga. Akhirnya karena rasa penasaran pelanggan pun jadi mau coba, apalagi kalau kamu menjualnya dengan harga yang warkopable dan tidak semahal di kedai kopi besar. Biasanya pelanggan sering tidak tahu kamu menjual menu baru kalau tidak diberi tahu dulu.

6. Upload foto sederhana di status Instagram / WhatsApp.
Kamu nggak perlu kamera bagus untuk membuat fotonya, cukup kamu foto saja ketika kamu mmebuat cold brew nya dan beri caption kalau kopinya bisa ready besok di warung kopi atau bisa juga kamu foto kopi yang ready dan bisa langsung mereka ambil di lokasi. Yang penting kopi yang kamu upload kelihatan segar dan membuat orang tertarik untuk mencoba juga.

7. Jaga higienitas produk tetap terjaga.
Kopi Cold brew memang cenderung bisa tahan lama di penyimpanan kulkas, tapi kamu tetap harus memastikan semuanya dalam keadaan bersih.

  • Pastikan botol yang akan dipakai untuk wadah sudah dalam keadaan steril.
  • Simpan di dalam kulkas dan hindarkan dari makanan / minuman dengan bau menyengat.
  • Jangan lupa untuk catat tanggal pembuatan dan tanggal maksimal kopi tersebut bisa dikonsumsi.
  • Jangan mencampurkan susu atau bahan lain ke dalam cold brew concentrate sebelum dijual.


Jadi kalau kamu mau menambahkan menu cold brew ini untuk dijual di warung kopi mu maka kamu bisa meningkatkan omzet penjualan mu tanpa mengubah banyak hal dari operasional harian yang kamu lakukan. Proses pembuatannya cukup sederhana, modal yang dibutuhkan kecil dan semua bahan bisa kamu ambil dari stok bahan-bahan yang kamu punya tanpa menambah bahan baru, dan keuntungannya juga bisa sangat besar. Dengan sedikit kreativitas dari kamu untuk membuat variasi menu dan cara menjualnya, kopi cold brew ini bisa menjadi menu favorit pelanggan yang sangat menguntungkan untuk ditambahkan ke warkop mu.

Comments are closed.