Kenapa Air Sangat Mempengaruhi Rasa Kopi yang Dihasilkan?
Social media dan marketplace kami:
+62 853-7252-5758

Kenapa Air Sangat Mempengaruhi Rasa Kopi yang Dihasilkan?

Banyak orang berpikir kalau bikin kopi yang enak itu cuma soal biji kopi yang dipakai dan cara seduh nya saja. Padahal ada satu faktor yang sering banget diremehkan tapi juga punya pengaruh besar, yaitu air.

Karena faktanya, lebih dari 90% isi secangkir kopi itu adalah air. Jadi kalau kualitas airnya kurang bagus, sebaik apa pun biji kopi yang kamu pakai, hasilnya juga tetap nggak akan maksimal.

Salah satu hal penting dalam air yang sering dibahas di dunia kopi adalah TDS (Total Dissolved Solids).

Lalu, apa itu TDS? Dan kenapa bisa memengaruhi rasa dari kopi yang dihasilkan?


Apa Itu TDS?

TDS (Total Dissolved Solids) adalah jumlah zat yang terlarut dalam air, seperti mineral kalsium, magnesium, dll.

Biasanya TDS itu diukur dalam satuan ppm (parts per million). Semakin tinggi angka TDS nya, artinya semakin banyak juga mineral yang terkandung dalam air tersebut. Dan sebaliknya, kalau TDS nya rendah, berarti airnya cenderung “lebih murni” dan minim mineral.


Kenapa TDS Penting dalam Seduhan Kopi?

Saat kamu menyeduh kopi, air disini berfungsi sebagai “pelarut” yang mengekstrak rasa dari bubuk kopi. Nah, kemampuan air dalam mengekstrak rasa ini sangat dipengaruhi oleh kandungan mineral yang ada di dalamnya. Dengan kata lain, TDS bibsa menentukan seberapa efektif air bisa “mengambil” rasa dari kopi.

Kalau TDS tidak ideal, hasil seduhan yang dihasilkan bisa jadi:

  • Terlalu hambar
  • Terlalu pahit
  • Atau terasa “aneh”

Dampak TDS yang Terlalu Rendah

Air dengan TDS rendah (misalnya air RO atau air yang terlalu murni) memang sering dianggap sebagai air yang bagus. Tapi kalau di dalam dunia kopi ini bisa berarti hal yang jauh berbeda.

Kalau TDS terlalu rendah:

  • Air kurang “kuat” untuk mengekstrak secara maksimal rasa dari kopi
  • Kopi jadi terasa flat atau hambar
  • Aroma yang dihasilkan kurang keluar

Biasaya kalau menyeduh kopi dengan TDS redah ini hasilnya kopi akan terasa sensasi rasa kosong, walaupun biji kopi yang dipakai sudah biji kopi yang bagus.


Dampak TDS Terlalu Tinggi

Bukan berarti TDS rendah itu buruk dan TDS tinggi lanngsung jadi solusinya. Karena sebaliknya, air dengan TDS tinggi juga akan bermasalah. Kalau TDS terlalu tinggi:

  • Ekstraksi kopi bisa terjadi berlebihan
  • Rasa kopi jadi terlalu pahit atau berat di lidah
  • Karakter asli kopi tertutup oleh mineral yang terkandund di air yang dipakai

TDS Ideal untuk Seduh Kopi

Dalam dunia specialty coffee, TDS air yang disarankan biasanya di kisara diantara 75 – 150 ppm. Di range ini, air dianggap:

  • Memiliki cukup mineral untuk membantu ekstraksi kopi
  • Tapi juga tidak terlalu banyak hingga bisa merusak rasa yang dihasilkan

Jenis Air yang Sering Dipakai

Berikut beberapa jenis air yang umum digunakan untuk seduhan kopi:

1. Air Galon (Mineral Water)

Ini yang paling sering dipakai sehari-hari. Biasanya punya TDS yang sedang dan cukup aman untuk seduh kopi. Air ini juga cocok untuk penggunaan rumahan sehari-hari.


2. Air RO (Reverse Osmosis)

Air ini sangat murni, bahkan hampir tidak punya kandungan mineral di dalamnya.

Masalahnya air ini:

  • TDS nya terlalu rendah
  • Hasil kopi sering terasa flat

Jadi kalau kamu mau pakai air jenis ini maka perlu ditambahkan mineral lagi kalau mau rasa kopi yang dihasilkan optimal.


3. Air Sumur / Air Keran

TDS air sumur atau air keran biasanya cenderung tinggi, tapi juga tidak konsisten.

Bisa jadi kadang:

  • Terlalu banyak mineral
  • Atau punya rasa tambahan yang mengganggu

Kalau menggunakan jeris air ini kamu perlu filter untuk hasil rasa yang lebih stabil.


Kenapa Kopi di Rumah dan di Cafe Rasanya Bisa Berbeda?

Pernah nggak kamu merasa kalau kopi yang kamu biki sendiri di rumah rasaya bisa berbeda dengan kopi yang dibuatkan di cafe atau kedai kopi? Padahal sudah pakai biji kopi yang sama, resep yang dipakai juga sudah serupa, tapi kenapa bisa berbeda?

Salah satu penyebab paling umumnya adalah karena perbedaan air yang dipakai untuk menyeduh. Di cafe biasanya:

  • Menggunakan air dengan TDS yang sudah diatur
  • Pakai filter khusus
  • Menjaga konsistensi air

Sedangkan di rumah:

  • Air tergantung sumber
  • Tidak diukur kualitas TDS-nya
  • Air bisa berubah-ubah setiap waktu


Cara Sederhana Biar Air Lebih Optimal

Kamu nggak harus langsung pakai alat mahal kok untuk mendapatkan kualitas air yang bagus. Ini beberapa cara sederhana yang bisa kamu coba lakukan:

1. Gunakan Air Mineral yang Konsisten

Pilih satu brand air galon dan gunakan terus air yang sama, jangan gonta-ganti.

2. Hindari Air Terlalu Murni

Kalau pakai air RO, coba campur dengan air mineral.

3. Gunakan Filter Air

Filter sederhana bisa membantu menstabilkan rasa kopi yang dihasilkan.

4. Pakai TDS Meter (Kalau mau rasa yang lebih konsisten)

Alat ini murah dan bisa bantu kamu tahu kualitas air yang kamu pakai.


TDS dalam air punya pengaruh yang cukup besar terhadap:

  • Rasa kopi
  • Aroma kopi
  • Dan konsistensi rasa hasil seduhan

TDS yang terlalu rendah bisa membuat rasa kopi jadi hambar.
TDS yang terlalu tinggi bisa membuat rasa kopi jadi pahit dan berat.

Jadi kunci utamanya adalah keseimbangan air. Kalau kamu ingin hasil kopi yang lebih enak dan konsisten,
mulai perhatikan juga air yang kamu pakai ya..

Karena pada akhirnya…
secangkir kopi enak bukan cuma soal kopi, tapi juga airnya.

Comments are closed.